RESUME KETERAMPILAN DASAR KEBIDANAN
1
ADAPTASI PSIKOLOGI
Dosen Pembimbing : Almira Gitta
Novika, S.Si.T., M.Kes
DI
SUSUN OLEH :
Nur Fitriani 16140015
Chlara Melanie Triandari 16140038
Maria Aprilia Nadia Billa 16140005
Riska Tri Novianti 16140042
Ni Luh Eka Febriyanti 16140052
Dwi Ayu Pamungkas 16140065
Efriyanti 16140116
Kelas
B 13.1
Program
Studi D4 Bidan Pendidik
UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
TA 2016/2017
RESUME KETERAMPILAN DASAR KEBIDANAN
1
ADAPTASI PSIKOLOGI
A. Pengertian Adaptasi
Suatu
proses adaptif terjadi ketika stimulus dari lingkungan internal dan eksternal
menyebabkan penyimpangan keseimbangan organisme. Dengan demikian adaptasi
adalah suatu upaya untuk mempertahankan fungsi yang optimal. Adaptasi
melibatkan refleks, mekanisme otomatis untuk perlindungan, mekanisme koping dan
idealnya dapat mengarah pada penyesuaian atau penguasaan situasi. Stresor yang
menstimulasi adaptasi mungkin berjangka pendek, seperti demam atau berjangka
panjang seperti paralysis dari anggota gerak tubuh. Agar dapat berfungsi
optimal, seseorang harus mampu berespons terhadap stressor dan beradaptasi
terhadap tuntutan atau perubahan yang dibutuhkan. Adaptasi membutuhkan respons
aktif dari seluruh individu. (Selye, 1976, ; Monsen, Floyd dan Brookman, 1992).
B. Adaptasi Psikologis
Psikologi adalah semua bentuk tingkah laku yang merupakan
kegiatan individu, baik yang bersifat motoris (berjalan, berbicara, dan
sebagainya), maupun yang bersifat kogfnitif (berfikir, pengenalan, mengjayanl,
dan sebagainya), dan yang bersifat emosional (tertawa, menangis, merasa
bahagia, sedih, benci cemas dan sebagainya) atau semua kegiatan psikis manusia
baik aktif (lahir) maupun yang pasif (tidak kalihatan). Meskipun pasif juga
merupakan kegiatan psikis manusia yang hidup (orang mani tidak berkegiatan).
(Alisuf Sabri,1993)
Merupakan
proses penyesuaian secara psikologis, dengan cara memberikan mekanisme
pertahanan diri yang bertujuan melindungi atau bertahan dari serangan-serangan
atau hal-hal yang tidak menyenangkan.
Pada proses adaptasi secara psikologis terdapat dua
cara untuk mempertahankan diri dari berbagai stressor, yaitu dengan cara
melakukan koping atau penanganan berorientasi pada tugas (task oriented) yang
dikenal dengan problem solving strategi dan ego oriented atau mekanisme
pertahan diri.
a.
Task oriented
reaction (reaksi berorientasi pada tugas)
Merupakan
koping yang digunakan dalam mengatasi masalah dengan berorientasi pada proses penyelesaian
masalah, reaksi ini dapat dilakukan, seperti berbicara dengan orang lain
tentang masalah yang dihadapi untuk dicari jalan keluarnya, mencari tahu lebih
banyak tentang keadaan yang dihadapi melalui buku bacaan ataupun orang ahli,
atau juga dapat berhubungan dengan kekuatan supra netral, melakukan
latihan-latihan yang dapat mengurangi stress serta membuat alternatif pemecahan
masalah dengan menggunakan strategi prioritas masalah.
b.
Ego oriented
reaction (reaksi berorientasi pada ego)
Reaksi
ini dikenal denghan mekanisme pertahan diri secara psikologis dengan tujuan
agar tidak terjadi gangguan psikologis yang lebih dalam. Adapun mekanisme
pertahan diri antara lain:
1)
Rasionalisasi
Rasionalisasi
merupakan suatu usaha untuk menghindar dari masalah psikologis dengan selalu
memberikan alasan secara rasional, sehingga masalah yang dihadapinya dapat
teratasi.
2)
Displacement
Displacement
merupakan upaya untuk mengatasi masalah psikologis dengan melakukan pemindahan tingkah
laku kepada orang lain, apabila seseorang terganggu akibat situasi yang ramai
maka temannya disalahkan.
3)
Kompensasi
Kompensasi
merupakan upaya untuk mengatasi masalah dengan cara mencari kepuasan pada
keadaan seperti seseorang memiliki masalah karena menurunnya daya ingat, disisi
lain bakat lain ditonjolkan.
4)
Proyeksi
Proyeksi
merupakan mekanisme pertahanan diri dengan menempatkan sifat batin sendiri
kedalam sifat batin orang lain, seperti dirinya membenci pada orang lain
kemudian mengatakan pada orang bahwa
orang lain yang membencinya
5)
Represi
Represi
adalah upaya untuk mengatasi masalah dengan cara menghilangkan pikiran masa
lalu yang buruk dengan melupakannya atau menahan kepada alam tidak sadar dan
sengaja dilupakan.
6)
Supresi
Supresi
adalah upaya untuk mengatasi masalah dengan menekan masalah yang tidak diterima
dengan sadar dan individu tidak mau memikirkan hal-hal yang kurang
menyenangkan.
7)
Denial
Denial
merupakan upaya pertahan diri dengan cara penolakan terhadap masalah yang
dihadapi atau tidak mau menerima kekayaan yang dihadapinya.
C. Adaptasi Psikologis Ibu Masa Nifas
Setelah melahirkan, ibu mengalami perubahan fisik
dan fisiologis yang juga mengakibatkan adanya beberapa perubahan dari
psikisnya.Tidak heran bila ibu mengalami sedikit perubahan perilaku dan
sesekali merasa kerepotan.Masa ini adalah masa rentan dan terbuka untuk
bimbingan dan pembelajaran.
Reva
Rubin membagi peiode ini menjadi 3 bagian, yaitu :
1. Periode taking in
a.
Periode ini
terjadi 1-2 hari sesudah melahirkan. Ibu biasanya masih pasif dan hanya
memperhatikan tubuhnya.
b.
Ibu mungkin akan
mengulang-ulang menceritakan pengalamannya waktu melahirkan
c.
Tidur tanpa
gangguan sangat penting untuk mengurangi gangguan kesehatan akibat kurang
istirahat.
d.
Peningkatan
nutrisi juga sangat dibutuhkan ibu untuk pemulihan dan persiapan proses laktasi.
e.
Dalam memberikan
asuhan, bidan harus menjadi pendengar yang baik bagi ibu untuk memfasilitasi
kebutuhan psikologis ibu.
2. Periode taking hold
a.
Preiode ini
berlangsung pada hari ke 2-4 post partum
b.
Ibu berubah
menjadi perhatian dan bertangguang jawab terhadap bayinya.
c.
Ibu
berkonsentrasi pada pengontrolan fungsi tubuhnya, BAB, BAK, serta kesehatan dan
ketahanan tubuhnya.
d.
Ibu akan
berusaha keras untuk menguasai keterampilan perawatan bayi.
e.
Ibu biasanya
agak sensitive dan merasa tidak mahir dalam melakukan hal-hal tersebut.
f.
Bidan harus
tanggap trhadap kemungkinan terhadap perubahan yanjg terjadi.
g.
Tahap ini
merupakan tahapan yang baik bagi bidan untuk memberikan asuhan.
3. Periode letting go
a.
periode ini
biasanya terjadi setelah ibu pulang ke rumah. Periode ini pun sangat berpengaruh
terhadap waktu dan perhatihan yang
diberikan oleh keluarga
b.
ibu akan
mengambil alih tanggung jawab pada perawatan bayi.
c.
Depresi post
partum umumnya terjadi pada periode ini.
Factor-faktor
yang mempengaruhi suksesnya masa
transisi ke masa menjadi orang tua pada saat post partum, antara lain :
·
Respon dan
dukungan keluarga dan teman
Ibu yang baru melahirkan teruma baru pertama kali
melahirkan akan sangat membutuhkan dukungan atau respon yang positif dari
keluarga dan teman .karena akan mempercepat proses adaptasi terhadap peran baru
sebagai ibu.
·
Hubungan
dari pengalaman melahirkan terhadap harapan dan aspirsasi
Melahirkan adalah suatu hal yang
sangat mewarnai perasaan ibu. Ia dapat merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang ibu. Sehingga
akan memperdekat hubungan ibu dengan ibunya.
·
Pengalaman
melahirkan dan membesarkan anak yang lalu
Walaupun bukan lagi pengalaman
pertamanya lagi, namun kebutuhan untuk mendapatkan dukungan positif dari lingkungannya.
·
Pengaruh
budaya
Adanya
adat istiadat yang dianut oleh lingkungan dan keluarga sedikit banyak akan
mempengaruhi keberhasilan ibu dalam
melewati saat transisi ini.
POST PARTUM BLUES
Fenomena pasca partum awal atau baby
blues merupakan sekuel umum kelahiran bayi yang biasanya terjadi pada 70 %
wanita. Hal ini disebabkan karena lingkungan tempat melahirkan yang kurang
mendukung, perubahan hormone yang cepat, dan keraguan terhadap peran yang baru.
Post partum blues biasanya dimulai
pada beberapa hari setelah kelahiran dan berakhir setelah 10-14 hari.
Karakteristiknya merupakan menangis, merasa letih karena melahirkan, gelisah,
perubahan alam perasaan, menarik diri,
serta reaksi negative terhadap bayi dan keluarga. Kunci umtuk mendukung wanita dalam melalui periode ini yaitu dengan
memberikan perhatian dan dukungan yang baik baginya, serta meyakinkan bahwa ia
adalah orang yang sangat berarti bagi keluarga dan suaminya. Dan juga
memberikan kesempatan beristirahat yang cukup.
DAFTAR PUSTAKA
Uliyah
M, dkk. 2012. Keterampilan Dasar Kebidanan
1. Surabaya. Health Books Publishing.
Potter
Perry. 1997. Fudamental Keperawatan. Buku Kedokteran EGC, Jakarta
Sulistyawati, Ari. 2009. Buku
Ajar Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas. Andi : Yogyakarta.

0 komentar:
Posting Komentar